Selasa, 05 Oktober 2010

Rabu, 08 September 2010

Dari Dunia Maya Menjadi Cinta

       Hai, namaku Faishol haq, biasa di panggil Fais. Aku duduk di kelas 1 SMA di suatu SMA swasta islam di Surabaya. Di SMA tersebut aku punya sahabat namanya Rahma, Dia anaknya Baik, tapi wataknya susah di tebak. Pada suatu hari ak ngobrol sama si Rahma, terus dia cerita kalau dia di sms sama seseorang yang ga di ketahui nomernya. Dia minta tolong ke aku untuk buat sms atau telpon si Penelpon Misterius. Dan akhirnya ku coba untuk Miss Call Penelpon Misterius, Eh ternyata dia cewek, Menurutku dia anaknya asik di ajak ngobrol, dan 2 minggu pun berjalan. Pada hari minggu ku coba untuk mengungkapkan isi hatiku kepada Rina, Dan akhirnya jawabanya iia. diriku tak menyangka akan terjadi seperti ini.

       Dan akhirnya ku jalani beberapa minggu, lama kelamaan hatiku makin terikat ke dia. Dan diapun sama juga seperti aku. Kucoba buat meminta foto dia, tapi dia selalu mengelak dengan seribu alasan. Tapi karna diriku terluluh oleh namanya cinta, diriku percaya saja kalu dia itu cantik hatinya maupun raut wajahnya.Masa - masa indah terlewati, dari telpon - telponan pake kata - kata selayaknya orang yang sedang dilema cinta.

       Waktuku berjalan di trotoar dan sambil menelpon, diriku tersenggol orang dan akhirnya hpku terlempar ke arah selokan, dan akhirnya terdengar bunyii piiuurr. dan hp itupun tak dapat di ketemukan. dan ahkirnya ku coba cari berkas - berkas tentang cewek maya tersebut, bodohnya diriku tak sepeserpun ku tulis tentang dia. dan ku sangat menyesal. Lama sudah ku tak dengar kata - kata tentang dia, mungkin dia telah melupakanku, tapi seandainya waktu bisa diputar maka bahagialah diriku..

Tamat !!!

Jumat, 03 September 2010

Opor Ayam Kurma

Wah, abis gini lebaran. Repot mikirin masakan yang enak buat hidangan keluarga di hari raya idul fitri ? gampang ah aku barusan dapet hidangan yang mantep buat lebaran. Meskipun bukan dari resep sendiri tapi mayan lah buat hidangan lebaran tahun ini. Nama masakannya Ayam Opor Kurma, hmm dari kedengarannya si enak. mau tau resepnya ? bayar dong. haha bercanda kok, ini deh aku kasih.


Opor Ayam Kurma

Bahan:
1 kg ayam, potong-potong
1200 ml santan cair
100 g kurma, buang bijinya
300 ml santan kental
3 sdm minyak goreng

Bumbu:
7 butir bawang merah, haluskan
5 siung bawang putih, haluskan
4 butir kemiri, haluskan
2 cm jahe, memarkan
3 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
1 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk purut
1 sdm air asam jawa
1 sdt gula pasir
1 sdt jintan, sangrai, haluskan
1 sdt ketumbar, sangrai, halsukan
2 sdm bawang merah goreng
½ sdt lada halus
1 sdt garam halus

Cara Membuat:
1.    Bumbu potongan daging ayam dengan garam dan air asam, diamkan selama 15 menit agar bumbu meresap.
2.    Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, serai, lengkuas, jahe dan bumbu-bumbu lainnya hingga harum. Masukkan potongan daging ayam, masak sambil diaduk-aduk hingga ayam berubah warna.
3.    Tuang santan cair, masak hingga santan tinggal separuhnya dan ayam matang. Tambahkan Kurma dan santan kental, masak sambil sesekali diaduk-aduk hingga kuah mengenta. Angkat.
4.    Tuang opor ayam ke dalam mangkuk saji. Taburi bawang merah goreng. Sajikan.
Untuk 8 Porsi

Tip: Gunakan perbandingan 1:1 antara santan dan susu tawarc air jika menghendaki kuah opor yang tidak terlalu berlemak. Cabe merah yang dihaluskan bisa ditambahkan dalam resep ini untuk opor ayam pedas.

Resep & Foto: Budi Sutomo

Terima kasih yahoo atas resepnya.

Perkenalan Diriku

Assalamualaikum dulur - dulur kabeh. Aku pingin perkenalan dikit tentang diriku sendiri. namaku Faishol haq, biasa di panggil Fais. Aku sekolah di salah satu SMA Muhammadiyah di Surabaya, Alhamdulillah diriku masi mempunyai bapak, ibu dan kakak - kakakku  yang sangat menyayangi diriku dan ponakan yang masi berumur 4 tahun yang aku sayangi meskipun dia agak menjengkelkan.

Diriku yang lagi merenung

Ayahku mau berangkat ke UPN

Ibuku lagi di MaLL

Mbakku yang ke 3 & Ponakanku

Oia buat masku dan mbakku yang engga aku cantumin fotonya jangan marah iia :). ayah dan ibuku berasal dari madura tepatnya kota Sampang ( Ibuku ) dan Bangkalan ( Bapakku ). aku lahir di surabaya tanggal 16 september 1993 dan beratku kalau engga sala si 4kg hehe :D. 

Oia sekian iia dari perkenalanku.
Wasalamalamualaikum.

Minggu, 09 Mei 2010

Jendral Bonek Shop

Kali ini saya tidak mempostingkan berita - berita atau tutorial - tutorial melainkan saya mengiklankan koleksi baju Jendral Bonek Shop atau JB Shop yang di buat oleh anak - anak Jendral Bonek yang mempunyai mabes di daera rungkut. yang saya ketahui Ronny adalah salah satu pelopor dari Jendral Bonek. dan Ronny juga yang telah membuat baju - baju dari JB Shop. Koleksi Baju JB Shop ada 2 ini sekilas gambar dari baju - baju JB Shop.


Oia baju yang di atas kurang jelas untuk lebih jelas liat di facebook yang tercantum di bawah.
Bila anda berminat dapat menghubungi : 03171608774 / Via Facebook : Ronny Putra Dimyatie

Terima Kasih.

Kamis, 06 Mei 2010

Gunung Ararat, lokasi penemuan perahu Nabi Nuh

Diyakini, ketika air surut, perahu Nuh berada di atas Gunung. Meski tiga agama besar mengabarkan mukjizat Nabi Nuh, tak ada penjelasan sama sekali, di mana persisnya perahu itu menyelesaikan misinya.
Sejak lama penduduk lokal Turki yang tinggal di pegunungan maupun kota-kota lain percaya bahwa perahu Nabi Nuh berada di Gunung Ararat.
Apalagi, pilot pesawat temput Turki dalam sebuah misi pemetaan NATO, mengaku melihat benda besar seperti perahu di Dogubayazit, Turki.
Pada 2006, citra satelit secara detil menunjukan benda mirip kapal yang diduga perahu Nuh itu adalah gunung yang dilapisi salju.
Beberapa ahli lain berpendapat bahwa sisa-sisa perahu Nuh menjadi bagian dari pemukiman manusia — yang selamat dari bencana banjir bah.
Namun, peneliti yang mengklaim penemu perahu Nuh membantahnya. “Kami tak pernah menemukan ada manusia yang bermukim di ketinggian 3.500 meter dalam sejarah umat manusia.”
Cuaca sangat dingin di ketinggian 4.000 meter itu oleh para penemu diyakini menjaga kondisi perahu Nuh selama ribuan tahun.

Kapal Nabi Nuh Telah Ditemukan Di Turki

VIVAnews – Dikisahkan, sekitar 4.800 tahun lalu, banjir bandang menerjang Bumi. Sebelum bencana mahadahsyat itu terjadi, Nabi Nuh — nabi tiga agama, Islam, Kristen, dan Yahudi, diberi wahyu untuk membuat kapal besar — demi menyelamatkan umat manusia dan mahluk Bumi lainnya.
Untuk membuktikan kebenaran cerita tersebut, kelompok peneliti dari China dan Turki yang tergabung dalam ‘Noah’s Ark Ministries International’ selama bertahun-tahun mencari sisa-sisa perahu legendaris tersebut.

Kemarin, 26 April 2010 mereka mengumumkan mereka menemukan perahu Nabi Nuh di Turki. Mereka mengklaim menemukan sisa-sisa perahu Nabi Nuh berada di ketinggian 4.000 meter di Gunung Agri atau Gunung Ararat, di Turki Timur.
Mereka bahkan mengklaim berhasil masuk ke dalam perahu itu, mengambil foto dan beberapa specimen untuk membuktikan klaim mereka.
Menurut para peneliti, specimen yang mereka ambil memiliki usia karbon 4.800 tahun, cocok dengan apa yang digambarkan dalam sejarah.
Jika klaim mereka benar, para peneliti Evangelis itu telah menemukan perahu paling terkenal dalam sejarah.
“Kami belum yakin 100 persen bahwa ini benar perahu Nuh, tapi keyakinan kami sudah 99 persen,” kata salah satu anggota tim yang bertugas membuat film dokumenter, Yeung Wing, seperti dimuat laman berita Turki, National Turk, 27 April 2010.
Grup yang beranggotakan 15 orang dari Hong Kong dan Turki hadir dalam konferensi pers yang diadakan Senin 26 April 2010 lalu.
Kepada media yang hadir saat itu, mereka juga memamerkan specimen fosil kapal yang diduga perahu Nuh, berupa tambang, paku, dan pecahan kayu.
Seperti yang dijelaskan para peneliti, tambang dan paku diduga digunakan untuk menyatukan kayu-kayu hingga menjadi kapal. Tambang juga digunakan untuk mengikat hewan-hewan yang diselamatkan dari terjangan bah — begitu juga dengan potongan kayu yang dibuat bersekat untuk menjaga keamanan hewan-hewan.
Penemuan besar ini jadi amunisi untuk mendorong pemerintah Turki mendaftarkan situs ini ke UNESCO — agar lembaga PBB itu ikut menjaga kelestarian perahu Nuh.
Awalnya, direncananya para arkeolog akan menggali perahu itu dan memisahkannya dari gunung. Namun, hal tersebut tak mungkin dilakukan, meski nilai sejarah penemuan ini sangat tinggi.